Jika Harus Menangis

Berawal dari curhat colongan dengan seorang kawan – yang juga sarjana psikologi – tentang me-time, akhirnya saya tahu bahwa setiap orang butuh waktu untuk dirinya sendiri. Ya, dia dan dirinya sendiri, menyendiri, melakukan hal yang menyenangkan untuk dirinya sendiri.

Konon katanya, setiap orang juga butuh penyaluran emosi (salem). Emosi adalah sebuah energi. Ingat teori kekekalan energi? Energi tidak dapat hilang, ia hanya bisa diubah ke bentuk energi yang lain. Bayangkan jika saluran emosi yg berisi energi ini tersumbat dan membentuk tekanan yg kuat, ia bisa meledak suatu saat. Nah, agar tak tersumbat, penyaluran emosi ini bisa juga dipenuhi dengan cara me-time.

Banyak cara yang bisa dilakukan: menulis, tidur, menyendiri, menyetir, berteriak, bahkan ada yang menyalurkan energi emosi itu dengan berberes rumah lho. Wow, salut deh sama cara yang terakhir ini. Sayangnya, bukan saya. Ahahahhaaa…

Menangis juga bisa menjadi bentuk penyaluran emosi.

Seorang ahli kelainan tidur pernah ditanya, “Mengapa setelah menangis jadi terasa mengantuk dan mudah tidur?”. Ia menjawab, “Mungkin merasa lega? :)”. Ya, bukankah setelah menangis itu sangat lega rasanya? Itulah tujuan penyaluran emosi, agar energi itu tak lagi tersumbat, agar ia tak meledak. Kalaupun harus meledak, minimal ledakannya masih terkendali.

Hei, bukankah saluran air mata yang tersumbat juga tak baik untuk kesehatan?

Jadi, jangan lagi takut untuk menangis.

Advertisements

4 thoughts on “Jika Harus Menangis

  1. Setuju, aku juga kalau udah ga tahan, leher sampe sakit karena nahan emosi. Bener2 harus mewek keluar airmata, baru deh.. plong.
    Aku sendiri ga pernah malu untuk nangis. Even saat marah, saat mellow. Mengalir aja ni air mata. Iya emang aku cengeng. Let it be! hahaha

  2. iyaaa, nangis bentuk penyaluran yg paling alami bagi wanita. aq dikit2 mewek, mba. hahahaha. tapi sering juga beberes rumah lagi lagi bete. setelah rumah bersih, terasa lega trus lanjut bobo. wkkwkwkwkwkwk..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s