Cina

 

Pilu hati, ketika membaca artikel tentang betapa kejamnya kerusuhan Mei 1998.

Mereka yang wanita ditelanjangi, diperkosa, dan dibunuh.

Bukankah tak ada yang salah ketika kita terlahir sebagai seorang jawa, batak, ambon, atau cina.

Toh, Allah memang menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa kan?

Image

 

Miris, ketika di era sekarang ini pun masih ada yang mencap “cina” sebagai ladang “keharaman”.

Lalu, kekejaman yang ditumpahkan pada etnis tionghoa di kerusuhan Mei 1998 itu apakah halal?

Berpikirlah. Rasakanlah. Jika kelak, bukan hanya keturunan cina saja yang jadi sasaran, masih banggakah kita menghakimi “cina”?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s